Curhatan Para Hamsters
Eh iya gua
punya hewan peliharaan banyak banget di rumah gua. Sangking banyaknya
hewan–hewan di rumah gua, hampir setiap hari gua ngasih makan para binatang
yang sangat rakus dan tidak pernah ngertiin gua. Pernah disuatu recent updates
bbm gua nulis sebuah status yaitu
“My house is a little zoo”
Seketika itu ayuk gua
Vita langsung aja nanya, maklum kemampuan berbahasa inggrisnya agak kurang dan
dia sempet bilang
“Ini artinya apa ?, bener gak rumah saya tempat bermain”,
Dia sotoy
“ehh enak
aja, lo kira ini tempat pasar malem yang ada roller coasternya dan ombak
asmaranya apa ?”, jawab gua.
“Ini tuh
artinya rumah gua adalah kebun binatang mini”
Oh , dia mengangguk setengah tidak percaya.
ΩΩΩ
Pagi ini adalah jadwal
gua untuk ngebersihin kandang para hamster, tapi sebelum itu gua kenalin dulu
sama para hamster gua yang sangat unyu dan memukau ini
1.
Gente – hamster pertama yang gua beli. Gente adalah hamster mini jenis
campbell. Dia bertemperamen tinggi dan sangat suka sekali mengigit, tubuhnya
coklat dengan mata merah yang menyala seperti saringgan. Gente diambil dari
nama jenisnya yaitu argente red eye. Pernah suatu ketika, temen gua Jono main
ke rumah gua untuk ngelihat si Gente. Si jono masuk dan duduk sementara gua
langsung pergi ke kamar untuk ngambil si Gente.
“Eh udah
jinak si gente ?”, tanya Jono
“Hmm udah
kok”, gua jawab
Dengan rasa sedikit tidak percaya gua katakan
bahwa si Gente udah jinak dan gak bakalan ngiggit kalo dipegang. Maklum si Jono
tau bener jenis dan ciri–ciri para hamster. Bahkan hamster adalah binatang yang
dia kenalin ke gua. Saat itu merupakan awal perkuliahan dan kami berencana
untuk belajar kelompok di rumah si Jono. Di dalam suasana belajar, Jono pergi
ke kamar dan membawa sebuah kandang yang gua kira itu adalah kandang tikus.
“Eh apaan itu ? lo melihara tikus ?”, tanya gua
“Dirumah gua
banyak tuh tikus kampung, ambil aja biar hama itu ilang”, gua sewot
“Eh enak aja
lo”, ini bukan tikus tau. Ini tuh hamster”, sahut dia dengan meniup kearah
kandang tempat hamster lagi nungging.
Setelah meletakkan
kandang ke meja tempat dimana kami belajar. Akhirnya kami semua melihat.
“Ih lucu amat”, sahut si Inka dengan keterpukaannya kayak
gak pernah lihat binatang.
Iya lucu sahut yang lain.
Pas tiba gua ngelihat, gua berhenti melihat dengan sporadis
ni hewan kecil. Mata tak berkedip.
Gua rasa emang makhluk ini lucu, perut dan
badannya yang gempal membuat dia semakin seksi.
Si Jono pun hanya tertawa mendengar kata seksi keluar dari
mulut gua. Dan kami pun menyelesaikan sesi belajar dengan melihat hamster yang
lagi asyik ngulitin kuaci.
Tapi
pada awalnya gua emang sering ngelihat makhluk kayak tikus ini, pada saat gua
ke pasar burung. Gua tuh sering banget pergi ke pasar burung hanya untuk
ngelihat binatang bersama bokap. Gua tidak mengindahkan hal itu.
“Gua sempet
mikir, ini apa lagi, masak tikus dijual mana ada orang yang mau beli”, gua
mikir.
Tapi persepsi itu berubah setelah gua ngelihat
makhluk itu dirumah jono. Seakan gua ingin melihara hamster, gua bertanya
banyak kepada si Jono, searching gambar jenis–jenis hamster, cara perawatan dan
banyak hal lain yang gua lakuin.
Emang dalam
hal seperti ini, gua tu mudah untuk dipengaruhi dan sangat penasaran. Selang
beberapa hari dari kejadian tadi, gua akhirnya memutuskan untuk memelihara
hamster. Kali ini gua memutuskan untuk membeli berbagai perlengkapan hamster
terlebih dahulu.
Ω
Tibalah hari
jumat, gua dan si Jono pergi ke pasar burung dan melihat berbagai jenis hamster
disana. Gua sempet galau dengan pilihan yang mana yang harus gua pilih. Dan
pilihan gua jatuh kepada seekor hamster winter white abu–abu nan lincah. Ya,
gua beli seharga 20 ribu. Kami pun pulang ke rumah, untuk meletakkan hamster
ini. Dirumah gua, hamster ini telah dimasukkin kandang karena kami membeli
dengan membawa kandang dari rumah.
“Udah deh jadilah kita duo pencari tikus yang sangat
menggebu”, Sahut gua dalem hati.
Setelah meletakkan hamster itu di dalem kamar gua,
sebenernya ini jadwal gua untuk kuliah hari jumat tapi berhubung SEA GAMES
dilaksanakan dikota gua. Gua dan temen–temen memutuskan untuk pergi nonton
pertandingan dan melupakan kuliah. Setelah menonton pertandingan, gua pun
pulang dan sesampai dirumah, gua langsung masuk ke kamar dan melihat peliharaan
gua yang baru masih aman.
Gua sempet ngomong sama si hamster ini.
“untung lo
masih hidup dan gak dibuat hamster guling oleh kucing gua”
Bulan telah
nampak bersinar, angin pun berhembus kencang. Saat itu keadaan hujan yang
sangat deras. Gua berada di ruang keluarga sedang asyik nonton tv bersama ayuk
gua. Dan tiba-tiba angin bergemuruh, menghancurkan segalanya. Kandang hamster
gua jatuh dari ketinggian 1 meter dan sontak gua pun langsung shock melihat itu
semua.
Gua langsung ngebayangin,
jangan..... jangan rusak
semua ini, duit gua habis dan dompet gua kosong untuk ngebeli ini semua.
Jangan, jangan, biarkan saya merasakan indahnya persahabatan dengan seekor
tikus yang tidak berdosa ini. Dengan bersujud mencari hamster yang mungkin
telah melarikan diri.
kayak lihat
adegan sinetron judulnya manusia si penyayang binatang ya.
Ayuk gua pun melihat kejadian itu dan sontak kaget, dia
lalu berkata , mana hamsternya ? mati?
Mendengar pernyataan itu
gua pun teriris sedih dan separuh raga gua hilang entah kemana.
Malam pun terasa panjang, sampai di esok harinya. Gua
memutuskan untuk membeli hamster baru. Iya sampai akhirnya gua dapet si Gente
(si bocah penggigit).
2.
BLACK PLATINUM (TINUM)
Cool..... namanya keren
kan? Sekeren wajah dan bentuk fisiknya yang berotot. Maklum dia emang hobi
manjat kandang atau nge gym tiap pagi sehingga membuat otot tangannya menjadi
kuat dan gagah. Kulitnya abu–abu dan sedikit hitam menambah kharisma seorang hamster,
Eh seekor hamster. Tinum dibeli di sebuah pasar tak jauh dari rumah. Gua sangat
susah payah membelinya. Maklum pada waktu itu, hasrat untuk membeli
hamster sangat kuat setelah memelihara
Gente sekitar 1 bulan. Tinum dibawa ke rumah gua dengan motor yang kotor,
lengkap dengan kandang super mininya. Padahal si Tinum memiliki badan yang
sangat buntel dan bertindak atraktif.
Yuhuuuuuuuuuuu, sahut gua !! dua hamster, dua hamster
dengan memasuki kamar dan meletakannya ke sebuah lantai kamar. Gua bakal ngadain
pertunjukkan sirkus nanti dengan judul
“ Hamster dan Si Kriwel”.
Lalu gua bakal ngeluarin
jurus hulla hup api, si Gente dan Tinum bakal loncat ke hulla hup itu terus gua
di timpukin botol minum deh karena hamster–hamster ini terlihat sangat kecil di
mata penonton.
Hahahahahahahah. Itu ide
yang sangat gila dan nggak bakal terwujud.
Lengkap kebahagiaan gua
deh. Akhirnya......
3.
Roborovski brown face (screamy)
Screamy sangat baru
dalam lingkungan gua, dia baru dibeli pada awal januari. Gua sangat lama menginginkan
jenis ini, karena kelincahan dan bentuk badannya yang super mini menjadikan
jenis hamster robo menjadi populer dikalangan para pecinta hamster. Belum lagi
dengan sikapnya yang sangat sulit untuk dijinakkan atau ditaklukkan. Screamy
adalah nama yang pantas bagi hamster baru gua, dengan perawakan yang agak aneh,
kumisnya yang tebal membuat dia dijuluki hewan yang aneh dan sedikit
menakutkan, ya sedikit !.
ΩΩΩ
Itulah
sekelumit hamster yang gua punya, emang gua baru dalam dunia per hamsteran tapi
apa salahnya untuk belajar memahami sesuatu yang kita senangi, bukankah sukses
berawal dari nol, iya nol.
Eh gua lupa , hamster
bukanlah tikus. Hamster adalah hamster, hewan pengerat seperti kelinci, marmut
dll. Hamster sangatlah berbeda dengan tikus dan gak bakal pernah sama.
Kehidupannya pun berbeda. Hamster orangnya pembersih dan tikus kotor. Eh
maksudnya hewan pembersih hehehehe.
Ω
Oke let’s start to curhatan sang hamsters.
Sama seperti
manusia, hamster senang sekali curhat. Terkadang mereka ingin sekali berbagi
kisah mereka dalam perjalanan karirnya eh hidupnya. Mereka juga merasakan
galau, sedih dan seneng. Asem manis kehidupan pun telah mereka jalani.
Terkadang mereka juga tertimpa musibah apalagi ketika mereka dipelihara di
tangan–tangan orang yang kurang pantas memeliharanya. Orang–orang yang hanya
melihat hamster dari tingkah lucunya tanpa menginginkan untuk memeliharanya. Ya
orang–orang itu, gua pun merasa hibah melihat hamster yang mati dengan kepala
yang setengah hancur. Ya Tuhan apa salahnya makhluk yang tidak punya apa–apa
ini. Apakah perlu membuat suatu UUD tentang perhamsteran.
Ya begitula kehidupan
hamster yang kelam, kita perlu melestarikannya dan menjaganya. Kalau tidak ,
anak cucu kita tidak akan pernah lagi melihat si hewan lucu ini tapi hanya
mendengar nama dan foto yang papa nya pajang di sebuah kamar masa lalunya.
That’s it , kok malah gua yang curhat disini padahal para
hamsters gua ingin sekali mencurahkan keluh kesahnya
Check this :
Curhatan Gente, Tinum
dan Screamy
Gente : Tinum,
screamy...... kalian pada ngapain semua sibuk ya pakek muter–muter kincir
segala ?
Tinum : Iya
nih aku lagi asyik main kincir , kamu emang lagi ngapain ? kurang kerjaan ya
panggil–panggil aku, aku kan mau latihan biar otot gua tambah kekar.
Gente : Eh
enak aja lo, mendingan aku tidur juga daripada muterin kincir yang gak
nyampe–nyampe zzz. Tapi.... loh lihat “si wajah aneh” screamy ?
Tinum : Wah
gak tau tuh lihat aja di kandangnya mungkin dia lagi ngaca tuh biar keliatan
eksis.
Screamy : Hey
hey ni akyuuuu, Screamy. Kalian pada ngapain semua disitu ? nyeritain
kecantikan akyu yah? jadi malu uwooooooooooooooooooooooooooooo !!!
Tinum : Apa
? kecantikan lo... enak aja , palingan hamster tetangga sebelah bakal lari
tunggang langgang ngelihat keanehan bentuk badan lo yang super mini itu.
Screamy : Tapi
akyu itu seksi kan ? ngaku aja deh num, jangan–jangan kamu suka lagi sama
aku.
Tinum : Hello,
mendingan aku sama “si winni hamster” tetangga sebelah, body nya tuh aduhai
banget kalik.
Screamy : Yaudah
deh kalo gak mau ngaku entar nyesel lo.
Gente : Gak
usah sok kecantikan dan kecakepan deh lo semua, lo tuh semua junior gua dan
bakalan hengkang dari rumah ini (berkata sinis)
Ω
Disatu sesi percakapan
mereka berlanjut dengan membicarakan penghuni rumah disini termasuk gua Kriwel
majikan mereka yang mereka hina habis-habisan.
Tinum : Btw,
kalian pada udah kenal sama penghuni rumah disini.
Screamy : Belum
tuh Num, aku kan baru disini ngelihat muka penghuni rumah ini aja belum tapi
aku tau kok majikan yang membeli aku dan melepaskan gua dari penjualan gelap
ini ? itu si rambut Kriwel, dia itu loh rambutnya aneh tapi baik kok.
Tinum : Oh
kalo si kriwel aku juga udah tau dia, bahkan kalo kamu main sama dia, dia bakal
ngasih makan biji–bijian yang banyak banget. Aku suka (sambil mengelilingin
roller coasternya)
Screamy : Aku
juga num , kita tanya gente aja dia kan udah lama disini.
Gente, loh tau semua kan
seisi rumah disini ?
Gente : Tau
kok, emang perlu gua jelasin satu per satu ? tapi inget jatah makan seminggu
loh gua yang pegang.
Screamy : Upss
Gente jahat banget sih te, aku kan cuma pengen tau siapa aja yang ada dirumah
ini.
Gente : Okeh
deh bentar yah gua garuk pantat gua dulu udah seminggu pasir gua gak diganti.
Si kriwel lagi males kali ya ngebersihin gua.
ini si Tinum yang punya badan keker !! macho kan ?

Komentar
Posting Komentar