Your Time zone is not the same

Hallo, Good people *berasa Anchor salah satu TV swasta favorit saya CNN*, hahahah. Balik lagi dengan saya Ganjar Hariwibowo. Tak terasa April sudah satu minggu lagi akan habis dan Mei akan tiba dan pada akhirnya Puasa yang kita nantikan pun datang. Eh, pada ngerasa gak waktu tuh cepet banget ya berlalu, serasa baru kemarin kayaknya deh kelas 1 SMA dan daftar ekstrakulikuler yang gak tau gimana pola latihannya, terus perasaan dulu panas-panasan terus rebutan bangku bus kota menuju kampus yang jauh di pelosok kabupaten sanag buat kuliah dan ternyata zonk dosennya gak masuk. Tak terasa sekali waktu sangat cepat berlalu dan semua itu  tinggal kenangan yang gak akan pernah kembali dan terulang. Gua jadi keinget, ada yang share video tentang zona waktu di sebuah media sosial yang cukup banyak penggunanya, and I feel so deep with this vid. Ada kata-kata yang cukup dalam yang tersampaikan lewat video itu. Gini nih konklusi dari video tsb yang bisa gua petik , "Ini cuma soal waktu, kamu akan berada di waktu kamu sendiri, Your time zone". Saya pun mengamati video ini dengan seksama karena kayaknya video ini buat gua ngerasa bahwa waktu yang dikasih Allah SWT terhadap individu-individu berbeda-beda. Gua masih inget hal yang disampein dari video itu adalah, kamu tidak mungkin sama dengan orang lain soal waktu dan kehidupan. Kamu mungkin terlihat jauh dibelakang teman-teman mu yang telah memiliki pekerjaan yang pantas, menikah dan mempunyai anak yang sedang lucu-lucunya bahkan sudah sampai pergi ke luar negeri dengan sederet prestasi lainnya. atau juga kamu terlihat selangkah lebih maju dengan orang lain dalam urusan beribadah kepada Allah SWT atau hal-hal lainnya. Percayalah, ini semua soal waktu kamu yang diberikan oleh yang di-Atas. Kita tidak tahu rencana yang diberikannya kepada kita soal kehidupan kita dan Allah lah yang maha tahu dengan  segala sesuatunya dengan ke Maha luasan ilmu-Nya. Gua kasih contoh rezeki aja ya, Rezeki kan udah ditetapkan oleh Allah semenjak sebelum kita lahir, gua percaya bahwa Allah telah memberikan rezeki pada setiap mahluk dengan ke Maha luasan ilmu-Nya dan dengan siklus kehidupan mahluk hidup itu sendiri. Artinya, rezeki udah ditetepin kok, jadi jangan pernah takut ketuker rezeki atau bahkan iri dengan rezeki orang lain. Terus pasti pada nanya, " Kak, kalo rezeki udah ditetepin kita gausah kerja aja, kita mending diem di rumah terus saat keluar rumah buka pintu dapet rezeki deh langsung". Tapi rumusnya gak gitu juga sih soal rezeki, tapi itu gak sepenuhnya salah kalo menurut gua. Well, Rezeki itu kan dari Allah SWT dimana rezeki itu ada di langit, terus kita tinggal di bumi kan. Jadi, Allah pasti nurunin rezeki dari langit ke bumi. Nah, disinilah letak usaha kita atau ikhtiar kita kepada Allah untuk mengejar rezeki kita, kita juga wajib dan kudu berdoa kepada Allah untuk dituntun ke Rezeki yang Allah tetepin buat kita agar kita terhindar dari Rezeki yang bukan hak kita yang jatuhnya tidak halal bahkan tidak baik bagi kita. Misal, kamu tinggal di Jakarta, terus kamu berusaha terus kan buat dapetin kerja entah kemana pun kamu pasti perjuangin ikut tes sana sini. eh setelah sekian waktu, kamu dapet kerja yang halal dan baik di Kalimantan, which is itu lumayan jauh dari tempat tinggal kamu yang ada di Jakarta. Nah, disitulah yang dinamakan usaha untuk mendapatkan Rezeki yang akan dituntun oleh Allah SWT dengan syarat halal dan baik. Nah, pada intinya kita pastilah tepat waktu sesuai dengan time zone kita, kita akan sampai kepada waktu yang tepat sebagai time zone yang udah dikasih oleh Allah kepada kita. Jadi, jangan pernah takut, pesimis dan khawatir dengan zona waktu orang lain yang terlihat lebih maju dari kamu karena kamu belum atau tidak sama dengan individu tersebut dalam ketepatan waktu kamu terhadap time zone kamu sendiri. Terima kasih, kayaknya itu dulu buat hari ini dan semoga kita semangat serta terus ikhtiar dalam menggapai rezeki. Amin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asem Manis Harian Si Kriwel

Introvert Look Like

Definisi Kesuksesan